Selasa, 04 Oktober 2011

Pemaafan Datangnya Dari Orang Besar

(oleh :  Ust Musyafak AR)

22.  Dan janganlah orang-orang yang mempunyai kelebihan dan kelapangan di antara kamu bersumpah bahwa mereka (tidak) akan memberi (bantuan) kepada kaum kerabat(nya), orang-orang yang miskin dan orang-orang yang berhijrah pada jalan Allah, dan hendaklah mereka mema'afkan dan berlapang dada. apakah kamu tidak ingin bahwa Allah mengampunimu? dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang[1032],

[1032]  ayat Ini berhubungan dengan sumpah abu bakar r.a. bahwa dia tidak akan memberi apa-apa kepada kerabatnya (mistoh bin usasah) ataupun orang lain yang terlibat dalam menyiarkan berita bohong tentang diri 'Aisyah. Maka turunlah ayat Ini melarang beliau melaksanakan sumpahnya itu dan menyuruh mema'afkan dan berlapang dada terhadap mereka sesudah mendapat hukuman atas perbuatan mereka itu.
Abu bakar diperintah seperti ini:
قليعفوا                         : Hapus (bekas kotoran kemudian dihapus/setip)
وليصفحوا                   :  Buat lembaran baru
ada seorang yang bernama  abu sufyan alharis menghina islam diumumkan untuk dibunuh dimanapun ditemui  oleh orang muslim sehingga dia lari dan dia dinasehati utk minta maaf kpd rosul  sehingga dia abu sufyan tdk jadi di bunuh oleh kaum muslimin. hal ini hampir sama dengan sahabat ikrimah (sebelum masuk  islam), dia minta maaf kepada rosul dan dimaafkan.Tidak jadi dibunuh.
Abu bakar memberikan maaf kepada Misthoh bin Usasah walaupun ia telah meyebarkan isu bahwa aisyah ra anaknya Abu bakar ,telah berbuat serong dengan orang lain.

 Demikian tamkin Allah kepada abu bakar (dalam ayat diatas). (contoh lain cerita yusuf as. dll)
karena beliau memenuhi beberapa syarat   Tamkin  dari Allah ( yg jadi muwashofat kita) yaitu:
a. لما صلروا : sabar yang panjang(  seperti dalam  cerita yusuf as)
b.  باياتنا يوقنون  :Sangat yakin dg ayat Allah

0 komentar:

Posting Komentar

Photobucket Photobucket Photobucket Photobucket Photobucket Photobucket Photobucket Photobucket Photobucket
Photobucket