Kamis, 29 Maret 2012

AQIDAH DAN KEIMANAN {bagian pertama}


Oleh     :    Sutrisno

Sesungguhnya azaz yang pertama kali yang tegak diatasnya masyarakat islam adalah aqidah. Itulah aqidah islam. Maka tugas pertama masyarakat adalah  memelihara, menjaga dan memperkuat aqidah serta memancarkan sinarnya keseluruh dunia.
Aqidah islam ada pada keimanan kita kepada Allah, malaikatNya, kitab-kitabnya, para rosulnya dan hari kemudian
sebagimana firman Allah SWT
285.  Rasul Telah beriman kepada Al Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (mereka mengatakan): "Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya", dan mereka mengatakan: "Kami dengar dan kami taat." (mereka berdoa): "Ampunilah kami Ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali." Albaqoroh 285

Segala sesuatu yang ada di jagad ini. Baik yang diatas ataupun yang dibawah, yang diam atau yang bergerak membuktikan adanya akal yang satu. Dialah yang mengatur segalanya. Dan membuktikan adanya tangan yang satu. Dialah yang mengatur penjuru alam dan mengarahkannya. Jika tidak demikian maka akan rusaklah alam semesta ini. Lepas kendalinya, goncang standardnya dan runtuh bangunannya sebab akibat dari banyaknya akal yang mengatur dan banyaknya tangan yang menggerakkan dalam surat alanbiya’ 22 disebutkan   :

22.  Sekiranya ada di langit dan di bumi tuhan-tuhan selain Allah, tentulah keduanya itu Telah rusak binasa. Maka Maha Suci Allah yang mempunyai 'Arsy daripada apa yang mereka sifatkan.

Suatu hakikat yang tidak diragukan lagi bahwa sesungguhnya bahwa seluruh mahluq yang ada dibumi dan langit semuanya kepunyaan Allah, dan segal sesuatu yang ada di langit dan bumi adalah nilik Allah. Maka tak ada seorangpun atau sesuatupun dari berakal  maupun yang tidak berakal menyamai Allah dan tidak pula Dia mempunyai putra. Sebagaimana yang dikatakan oleh penyembah berhala dan yang serupa dengannya. Alquran menggambarkan sebagai berikut :
116.  Mereka (orang-orang kafir) berkata: "Allah mempunyai anak". Maha Suci Allah, bahkan apa yang ada di langit dan di bumi adalah kepunyaan Allah; semua tunduk kepada-Nya.

Barangsiapa yang tersesat akan hakekat ini di dunia niscaya akan terungkap kelak diakhirat kelak. Dia akan melihat kenyataan itu seakan telanjang. Jelas dan terang seperti terangnya matahari di waktu dhuha. Allah berfirman dalam surat maryam  :
93.  Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi, kecuali akan datang kepada Tuhan yang Maha Pemurah selaku seorang hamba.
94.  Sesungguhnya Allah Telah menentukan jumlah mereka dan menghitung mereka dengan hitungan yang teliti.
95.  Dan tiap-tiap mereka akan datang kepada Allah pada hari kiamat dengan sendiri-sendiri.


0 komentar:

Posting Komentar

Photobucket Photobucket Photobucket Photobucket Photobucket Photobucket Photobucket Photobucket Photobucket
Photobucket